Dalam suasana hari raya seperti Lebaran, para lajang dewasa muda dihadapkan kepada pertanyaan "Kapan nikah?". Jarang saya menemukan teman yang bersemangat menanti pertanyaan ini--biasanya "Kapan nikah?" dianggap pertanyaan menyebalkan yang diajukan oleh orang-orang tidak peka.
Saya sendiri tidak perlu khawatir, karena kapan pun jarang sekali pertanyaan ini diajukan kepada saya. Orang-orang yang cukup mengenal saya tahu bahwa saya sedang kuliah ("Bagaimana kuliahnya?" dan "Kapan lulus?" lebih sering diajukan kepada saya). Orang-orang yang kurang mengenal saya biasanya tidak sadar saya sudah berusia dua puluhan--ini salah satu keuntungan berpenampilan (dan bertingkah) jauh lebih muda daripada usia, hahaha.
Saya sendiri tidak perlu khawatir, karena kapan pun jarang sekali pertanyaan ini diajukan kepada saya. Orang-orang yang cukup mengenal saya tahu bahwa saya sedang kuliah ("Bagaimana kuliahnya?" dan "Kapan lulus?" lebih sering diajukan kepada saya). Orang-orang yang kurang mengenal saya biasanya tidak sadar saya sudah berusia dua puluhan--ini salah satu keuntungan berpenampilan (dan bertingkah) jauh lebih muda daripada usia, hahaha.
