Monday, December 9, 2013

Menjadi Pemburu Singa Mati dan Berburu Instrumen Mortal di Festival Pembaca Indonesia 2013

Akhir pekan lalu, 7-8 Desember 2013, saya ikut serta dalam acara Festival Pembaca Indonesia 2013. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, acara tahun ini diselenggarakan di Museum Bank Mandiri. Saya tinggal naik kereta dari Stasiun UI sampai Stasiun Kota lalu jalan kaki sedikit; lebih mudah daripada pergi ke Pasar Festival seperti tahun-tahun sebelumnya.


Booth Pemburu Singa Mati dijaga Lily
(Foto: Dina Begum)

Saya hadir dua hari dalam acara ini untuk menjaga booth Pemburu Singa Mati (lapak penerjemah, penyunting, dan penyelaras kata yang bekerja untuk penerbitan buku, baik secara tetap maupun lepas). Lebih banyak tentang kegiatan kami di booth itu bisa dilihat di tulisan Mba Dina Begum di sini dan di sini. Kami memperkenalkan pekerjaan kami kepada para pengunjung dan mengajak mereka untuk ikut serta dalam kuis berhadiah buku-buku yang disumbangkan oleh teman-teman seprofesi atau penerbit, termasuk buku-buku hasil pekerjaan kami.


Leo, maskot Pemburu Singa Mati, dan para peserta kuis
(Foto: Dina Begum)

Pada hari pertama saya tidak banyak melihat-lihat lapak-lapak lain, tapi memang terlihat lebih sepi dibandingkan tahun 2011 (tahun 2012 memang sepi juga). Sore hari saya membolos dari jaga booth untuk kopi darat bersama teman-teman LCDP, grup penulis fantasi. Selain mengobrol, kami menulis flash-fiction secara bergantian dan menciptakan cerita yang aneh bin ajaib, hahaha.


Diorama pendirian Bank Mandiri (1)


Diorama pendirian Bank Mandiri (2)
Separuh hari kedua kurang-lebih sama dengan separuh hari pertama: menjaga lapak Pemburu Singa Mati. Teman-teman pembaca atau sesama kuli buku mampir untuk bersilaturahmi. Kami juga bergantian menengok lapak-lapak lain. Salah satu orang baru saya temukan pada hari itu adalah Bu Meda, penerjemah City of Ashes dan City of Fallen Angels (nomor dua dan empat serial Mortal Instruments yang saya terjemahkan nomor satu, tiga, dan limanya).


Melody Violine dan Meda Satrio di booth TMIndo
(Foto: TMIndo)

Untunglah kertas kuis habis sebelum jam 2 siang, jadi saya bisa kabur ke booth komunitas TMIndo (penggemar serial Mortal Instruments karya Cassandra Clare) untuk ikut permainan Perburuan Instrumen Mortal. Walaupun tim saya hanya menjadi juara kedua, setiap orang dari kami mendapatkan hadiah CD OST film City of Bones yang dirilis Agustus lalu. Padahal, sehari lalu aku mempertimbangkan untuk membelinya sendiri. xD


tim City of Bones
kiri ke kanan: Nurul, Dinda, Laras, Melody
(Foto: TMIndo)

Hadiah Perburuan Instumen Mortal
Terima kasih, TMIndo!

Selesai berburu, kakak-kakak Pemburu Singa Mati sudah membereskan lapak kami (maaf saya tidak bantu-bantu waktu itu). Kami menyempatkan diri foto-foto dulu di panggung sebelum pulang. :p


Para Pemburu Singa Mati
kiri ke kanan: Melody Violine, Lulu Fitri Rahman, Dina Begum, Barokah Ruziati
(Foto: Feby Indirani)

Selamat kepada Goodreads Indonesia yang sudah menyelenggarakan Festival Pembaca Indonesia 2013. Terima kasih kepada kakak-kakak penjaga resmi lapak Pemburu Singa Mati (Dina Begum, Barokah Ruziati, Lulu Fitri Rahman), kakak-kakak yang ikut membantu kami menjaga booth, dan kakak-kakak yang menyumbangkan buku-bukunya untuk dipajang dan dibagikan di booth. Terima kasih juga kepada semua pengunjung yang sudah mau dikerjai untuk mengerjakan kuis! :D


Fire dari GPU, pin dari TMIndo, Public Relations Writing dan Sakit 1/2 Jiwa dari bookswap


3 comments:

  1. Selamat atas perhelatan yang keren. Salam buat para penjaga lapak pemburu singa. Sayang tenagaku habis karena kepanasan di luar, dan hari Minggu gak bisa balik lagi. *indria salim

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih atas kunjungan kak Indri, semoga kita ketemu lagi di lain kesempatan :D

      Delete

Please add your comment here. Thank you ^^

Labels

life (37) hobby (22) movie (21) review (20) GRE (16) poem (12) study (12) work (11) game (8) social (8) translation (7) business (6) dream (6) economy (6) novel (6) music (5) Facebook (3) friendship (3) linguistics (3) manga (3) marketing (3) self-actualization (3) IELTS (2) language (2) money (2) culture (1) gender (1) leadership (1) literature (1) name (1) peace (1)